25 September 2021, 16:18 WIB

Rais Aam Minta PWNU Serahkan Keputusan Pelaksanaan Muktamar ke PBNU


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

RAIS Aam Pengurus Besar Naldlatul Ulama KH. Miftahul Ahkyar berharap para Pengurus Wilayah Naldlatul Ulama merelakan keputusan mengenai pelaksanaan Muktamar NU dilakukan oleh Pengurus Besar NU.

"Manakala nanti kondisi belum memungkinkan karena ada perkembangan terkait pandemi covid-19 yang membahayakan keselamatan bersama maka kami minta keikhlasan dari para pengurus wilayah NU untuk menyerahkan putusan terkait penyelenggaraan Muktamar kepada pengurus besar Nahdlatul Ulama dengan tumakninah nawaitu (dengan niat) berkhidmat (kepada) Allah," ujar Miftahul Ahkyar saat memberikan sambutan dalam pembukaan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU di Jakarta, hari ini.

Munurutnya, penyelenggaraan munas dan konbes NU sebagai bagian dari upaya untuk membuat keputusan tentang jadwal pelaksanaan Muktamar NU ke 34 dan sekaligus sebagai media bagi seluruh pengurus wilayah NU yang memiliki hak untuk mengikuti pelaksanaan Munas dan konbes ini untuk menyampaikan aspirasi mengenai pelaksanaan Muktamar.

Baca juga: Munas Alim Ulama NU Bahas Criptocurrency Hingga UU Penodaan Agama

"Karena sebagaimana diatur dalam anggaran rumah tangga/anggaran dasar lama yang memiliki hak menentukan keputusan dalam pelaksanaan Muktamar NU adalah pengurus wilayah," ujarnya.

Bahkan sejumlah PWNU telah menyampaikan sapirasi yang sesuai amanah yang tertuang di dalam anggaran dasar pasal 14 dan anggaran dasar rumah tangga Nahdlatul Ulama pasal 57 dan 58. Yang pada intinya, aspirasi tersebut dan pertimbangan conditional maupun syarat, meminta pertama dilaksanakan tahun 2021 ini selambat-lambatnya pada Desember 2021. (OL-4)

BERITA TERKAIT