22 September 2021, 13:39 WIB

Polri Siap Fasilitasi 4 DPO Teroris Poso untuk Turun Gunung


Hilda Julaika | Politik dan Hukum

POLRI mengimbau agar 4 Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso agar segera turun gunung dan menyerahkan diri. Polisi bakal memberikan fasilitas dan menjalin komunikasi dengan mereka.

“Kita kan mengimbau mereka untuk turun, nanti kita fasilitasi bagaimana. Kita sudah imbau dari kemarinkan, kalau mau turun, semoga mau turun bisa komunikasi ada masalah apa, kan gitu,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada wartawan.

Ketika ditanya perihal tenggat waktu penyerahan diri, Argo hanya menjawab singkat agar secepatnya keempat DPO teroris ini bisa segera turun gunung.

“Ya secepatnya,” jawabnya singkat.

Sementara itu, Tim Satgas Madago Raya masih terus berupaya untuk menangkap para DPO. Menghadapi tantangan terjal pegunungan yang tidak mudah untuk dilalui. Selain itu, para DPO juga sudah lama menetap di Kawasan hutan pegunungan antara Kabupaten Parigi, Poso, dan Sigi.

“Bayangkan lokasi tak seperti Jakarta. Tapi bergunung-gunung yang harus dilalui, berjalan kaki, itu naik-turun. Turun 3 hari belum nanti oksigen di sana terbatas,” ujar Argo.

Baca juga : Bupati Kolaka Timur yang Terjaring OTT KPK Baru Menjabat 3 Bulan

“Tentunya namanya orang sudah lama di hutan, mudah mereka (4 DPO) memahami bagaimana lika-liku hutan. Misal ada bunyi kresek oh itu bunyi kaki manusia, kaki ular. Kita ada tendensi sendiri tim Madago Raya untuk menangkap mereka,” ungkapnya.

Adapun 4 sisa DPO teroris Poso yang menjadi buruan satgas madago raya saat ini adalah Askar Alias Jaid Alias Pak Guru, Nae Alias Galuh Alias Muklas, Suhardin Alias Hasan Pranata dan Ahmad Gazali Alias Ahmad Panjang.

Sebelumnya, sudah sebulan upaya pencarian sisa Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso dipimpin oleh Irjen Polisi Rudy Sufahriadi membuahkan hasil.

Rudy Sufahriadi yang kembali dipercaya Kapolri untuk menahkodai Polda Sulteng menunjukan keseriusannya dalam pencarian sisa DPO teroris Poso tersebut.

Dua DPO teroris Poso berhasil ditangkap, satu diantaranya adalah Ali Ahmad alias Ali Kalora yang dikenal sebagai pemimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT