22 September 2021, 11:16 WIB

Bupati Kolaka Timur Ditangkap KPK Terkait Dana Bencana


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Sulawesi Tenggara. Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur diduga turut ditangkap dalam OTT tersebut.

"Betul tadi malam KPK melakukan giat tangkap tangan. KPK menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan peran untuk pemberantasan korupsi," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam keterangannya, Rabu (22/9).

Firli berjanji KPK akan memberikan penjelasan mendetail setelah pengumpulan keterangan dan barang bukti rampung dilakukan. Tim di lapangan saat ini masih terus bekerja.

"Tolong berikan waktu untuk kami bekerja. Nanti pada saatnya KPK pasti memberikan penjelasan secara utuh setelah pengumpulan keterangan dan barang bukti sudah selesai," ujarnya.

Penangkapan tersebut diduga terkait dana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Plt juru bicara KPK Ali Fikri menyampaikan OTT digelar di sejumah tempat malam tadi sekitar pukul 20.00. Sejumlah pihak diamankan.

"Sekitar jam 8 malam, tim KPK berhasil mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Kolaka Timur," ujarnya.

Ali Fikri mengatakan sejumlah orang yang ditangkap saat ini dalam proses pemeriksaan. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para terperiksa.

"KPK masih memiliki waktu untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang saat ini masih berlangsung," ujar dia. (OL-13)

Baca Juga: Isu Tambang di Papua, Luhut Laporkan Haris Azhar ke Polda

BERITA TERKAIT