22 September 2021, 06:43 WIB

Sikapi Kasus Bonaparte, Pemerintah Diminta Take Down Semua Konten Sosmed M Kace


Muhamad Fauzi | Politik dan Hukum

SOSIOLOG yang juga Rektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar mengatakan, aksi Napoleon Bonaparte yang disebutnya sebagai tindakan terukur terhadap Youtuber Muhammad Kace harus segera direspons pemerintah. Pemerintah harus segera menghapus konten M Kace yang bernuansa penistaan dan penghinaan terhadap agama Islam.

Menurut dia, Kementerian Kominfo harus segera mengambil langkah tegas menghapus konten bernuansa penistaan agama, yang hingga kini masih bisa diakses masyarakat. Pasalnya, konten-konten yang bernuansa penistaan agama itu bisa memicu reaksi negatif dari ummat Islam. Sebab, kata dia, isu agama merupakan  isu yang sangat sensitif di Indonesia.

Bahkan ada ceramah M Kace yang dipublikasikan 8 bulan lalu berjudul "celakalah orang yang sholat". Konten itu masih bisa diakses sampai saat ini.

"Seharusnya Ketika kasus ini dilaporkan, pemerintah merespon cepat dengan mentakedown semua konten M Kece," kata Musni, dalam keterangannya, Rabu (23/9).

Dia mengapresiasi pengakuan jujur Bonaparte melakukan aksi, yang dia sebut sebagai tindakan terukur itu. Meskipun aksi yang dilakukan oleh Bonaparte tak patut ditiru, tetapi keberaniannya mempertanggungjawabkan perbuatannya juga patut diapresiasi.

"Kita apresiasi juga Bonaparte karena dia pertanggungjawabkan perbuatannya. Kita juga apresiasi polisi cepat menangani masalah itu," ungkapnya.

Seperti diketahui, dalam surat terbuka yang ditandatangani Irjen Pol Napoleon Bonaparte alias Napo Batara, menyayangkan sikap pemerintah yang belum menghapus semua  konten video yang telah dibuat dan dipublikasikan M Kece dalam channel resmi MuhammadKace. Beberapa video terkait ceramah Kace masih bisa diakses di channel youtube..

Inilah salah satu alasan yang memicu jenderal polisi bintang dua ini melakukan tindakan terukur terhadap M Kece.

"Saya akan mempertanggungjawabkan semua tindakan saya terhadap Kace, " kata Bonaparte dalam surat yang ditandatanganinya September 2021.

Apa yang disampaikan Bonaparte terkait channel video Muhamad Kace memang benar. Beberapa tayangan ceramah Muhamad Kace masih bisa diakses di channel Youtuber Muhammad Kace. (OL-13)

Baca Juga: Terjerat Kasus Penganiayaan, Napoleon Bakal Dipanggil Propam ...

BERITA TERKAIT