21 September 2021, 21:02 WIB

Soal Sanksi PDIP Terkait Pencapresan, Ganjar: Saya Ngurusin Covid


Widjajadi | Politik dan Hukum

GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi soal sanksi dari DPP PDIP bagi kader yang dideklarasikan menjadi capres atau cawapres, dengan santai. Dia menyatakan akan tetap mengurus persoalan Covid-19.

"Sanksi opo? Lho malah enek sing nulis sanksi nganggo (huruf) G, kan malah keliru itu. Begini ya, tugas saya sama Mas Gibran (Wali Kota Solo) itu ya ngurusin covid," ujar Ganjar dengan gaya selorohnya, menanggapi pertanyaan wartawan terkait sanksi yang akan dijatuhkan DPP PDIP bagi kader yang berani mendeklarasikan capres untuk 2024, Selasa (21/9).

Ia menegaskan, soal pilpres 2024 itu menjadi urusan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP. Sementara tugas dia selaku kader partai saat ini adalah mengurusi kerakyatan, seperti penuntasan kasus covid-19 dan juga program pembangunan di Jawa Tengah.

Persoalan sanksi bagi kader PDIP yang berani mendeklarasikan sebagai capres-cawapres itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto beberapa waktu lalu. Dalam pengumuman, ia memyampailan, PDIP akan memberikan sanksi disiplin kepada kader yang menyebutkan atau disebut akan menjadi capres atau cawapres di Pilpres 2024.

Keputusan soal pemberian sanksi didasarkan pada pertimbangan yang matang berkaitan dengan Pilpres 2024. "Partai tidak menolerir terhadap tindakan indisipliner, mengingat urusan presiden dan wakil presiden harus melalui pertimbangan yang benar-benar matang," kata Hasto. (OL-15)

BERITA TERKAIT