19 September 2021, 09:40 WIB

Ali Kalora Tewas, Mahfud Minta Masyarakat Tenang


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

KONTAK tembak antara Satuan Tugas Madago Raya dan kelompok Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso kembali terjadi di Pegunungan Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (18/9). Kontak tembak tersebut menewaskan dua orang teroris Poso, Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora alias Ali Ahmad dan satu orang anggotanya Jaka Ramadhan.

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta masyarakat tetap tenang dalam menanggapi kabar tersebut. Keamanan akan semakin terkendali di Poso setelah terbebas dari kelompok radikal.

"Masyarakat harap tenang," tulis Mahfud lewat akun media sosialnya @mohmahfudmd, Minggu (19/9).

Menurut Mahfud Ali Kalora tercatat pernah menggegerkan bangsa ini karena menyembelih banyak warga dengan sadis. Setelah itu Ali Kalora berstatus buron hampir setahun.

"Hari ini ditembak mati oleh Densus AT/88. Ia ditembak bersama seorang anak buahnya yang bernama Ikrimah," urainya.

Komandan Resimen (Danrem) 132 Tadulako, Brigjen TNI Farid Makruf mengatakan Kontak tembak terjadi pada Sabtu, (18/9), sekitar pukul 17:20 Wita di Pegunungan Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong.

"DPO diduga Ali Kalora dan Jaka Ramadhan, saat ini (Saya) dalam perjalanan menuju TKP," jelasnya. (OL-13)

Baca Juga: Dugaan Pornografi, Selebgram RR Ditangkap Polresta Denpasar

BERITA TERKAIT