18 September 2021, 08:51 WIB

PussenArhanud akan Perkuat Sistem Alutsista


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

KOMANDAN Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Danpussenarhanud) Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Kodiklatad) Mayor Jenderal TNI Nisan Setiadi menegaskan modernisasi Alutsista Meriam 57 MM S-69 T. AKT sejauh ini tidak efektif. Sebagai gantinya, pertahanan Arhanud menjadi pilihan utama dan sudah direstui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

“Saya telah memaparkan kepada Menteri Pertahanan Bapak Prabowo Subianto terkait kurang efektifnya modernisasi Alutsista Meriam 57 MM S-69 T. AKT sehingga diubah menjadi pengadaan Alutsista Arhanud baru dan mendapatkan respon yang baik,” ujar Nisan saat melaksanakan morning call kepada prajurit dan PNS jajaran Satuan Arhanud TNI AD di Aula R. Harsoyo Markas Pusat Kesenjataan Arhanud (Mapussenarhanud) Kodiklatad, Cimahi, Jumat (18/9).

Menurut dia, perubahan tersebut masuk dalam bidang organisasi khususnya organisasi Yonarhanud dan rencana pembangunan Satuan Arhanud pada 2020-2045.

“Hal ini menunjukkan pimpinan Kementerian Pertahanan dan jajarannya memberikan perhatian dan harapan besar kepada kemajuan korps Arhanud TNI AD," imbuhnya.

Baca juga: Danpussenarhanud Resmikan Icon Batalyon Arhanud 10 Gagak Hitam

Ia juga mengapresiasi atas keberhasilan pelaksanaan Latbakjatrat Arhanud Terintegrasi TA 2021 yang mendapat respons positif dari berbagai lapisan masyarakat. Termasuk mengenai prestasi Satgas Pamtas Yonarhanud 16/Kostrad dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan NKRI-Malaysia.

“Catatan positif tersebut juga dapat diikuti oleh Satuan Arhanud lain yang akan melaksanakan penugasan operasi dalam negeri pada kesempatan selanjutnya," ungkapnya.

Nisan menyampaikan pesan bahwa Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa menekankan tertib administrasi dalam melaksanakan program kerja dan anggaran serta manajemen perkoperasian.

“Hindari pelanggaran dan jangan terpengaruh paham radikal yang menyesatkan, senantiasa waspada dan jaga kesehatan karena pandemi Covid-19 belum berakhir," tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT