14 September 2021, 22:57 WIB

Team Work Diperlukan Untuk Penyelesaian Permanen Konflik Papua


Widhoroso | Politik dan Hukum

DALAM penyelesaian konflik yang terjadi Papua, diperlukan team work untuk menuju perdamaian yang permanen. Penyelesaian sebuah konflik tidak sama di setiap daerah karena itu perlu menyatukan perspektif sehingga terbentuk tim.

Hal itu diungkapkan peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr. Adriana Elizabeth. "Kita harus membentuk team work untuk menuju perdamaian permanen," kata Adriana saat webinar bedah buku "Kita Semua Ingin Hidup Damai" yang diselenggarakan Moya Institute, Selasa (14/9).
 
Selama ini, jelasnya, LIPI telah melakukan riset dan penelitian soal konflik di Papua. Di mana penelitian LIPI dilakukan selama 4 tahun yaitu pada 1992 dan juga dilakukan 2004. Hasilnya, kata dia, sama.

"Selama ini di Papua menyelesaikan konflik dengan syarat tradisional. Juga butuh dialog dan bentuk demokrasi lokal Papua. Jadi, permasalahan di Papua tidak bisa digeneralisasi," katanya.

Ia menambahkan, banyak tradisi di Papua dalam berdialog secara adat seperti tradisi Bakar Batu. Ini merupakan salah satu tradisi Papua berupa ritual memasak bersama-sama warga satu kampung yang bertujuan untuk bersyukur serta bersilaturahmi.

"Kenapa kita tidak lakukan tradisi seperti ini yang disebut dengan istilah dialog sektoral. Namun Presiden Jokowi dengan tegas menyatakan saya tidak mau berdialog terkait soal kemerdekaan Papua," paparnya seraya mengatakan di hukum internasional sudah jelas Papua bagian dari Indonesia. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT