10 September 2021, 16:37 WIB

Kasus Kebakaran LP Klas 1 Tangerang Naik Penyidikan


Yakub Pryatama Wijayaatmaja |

POLDA Metro Jaya menyatakan bahwa kasus kebakaran LP Tangerang naik ke penyidikan dari sebelumnya status penyelidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan status penyelidikan kasus telah ditingkatkan menjadi penyidikan.

"Sehingga rencana tindak lanjut ke depan kita akan membuat melengkapi administrasi untuk memanggil kembali dalam rangka penyidikan dilakukan pemeriksaan," ujar Yusri, Jumat (10/9).

Naiknya status kasus kebakaran LP Tangerang ke penyidikan, kata Yusri, lantaran telah ditemukannya beberapa bukti dan informasi dari para saksi saat gelar perkara yang dilakukan pada Kamis (9/8).

Namun, Yusri membeberkan bahwa hingga saat ini belum ada tersangka dalam kasus tersebut.

Baca juga: Pemerintah Jawab Kebakaran LP Klas 1 Tangerang dengan Bangun Penjara Baru

"Belum tapi sudah naik ketingkat penyidikan kalau kemarin penyelidikan kami masih mengundang klarifikasi sekarang sudah panggilan resmi. Ini update sementara," terangnya.

Rencananya, lanjut Yusri, tim penyidik akan melakukan pemanggilan kepada beberapa saksi-saksi lagi untuk melengkapi berkas perkara.

"Kemarin dugaan pidana, sekarang ditemukan ada dugaan pidananya ya Pasal 187 dan Pasal 188 juncto Paa 359. Apakah ada kealpaannya atau kemungkinan hal yang lain," ungkapnya.

Sebelumnya, amuk si jago merah melanda Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas satu Tangerang. Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

"Terjadi pada pukul 1.50 di Blok C Lapas Kelas I Tangerang," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM Rika Aprianti di Jakarta, Rabu (8/9).

Sebanyak 44 orang menjadi korban tewas akibat kebakaran tersebut. Sementara, 81 orang mengalami luka-luka, diantaranya 73 luka ringan dan delapan luka berat. (OL-4)

BERITA TERKAIT