10 September 2021, 15:15 WIB

Status PPKM di Kota Depok Turun ke Level 2


Kisar Rajaguguk | Politik dan Hukum

PEMBERLAKUAN pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kota Depok turun level dari 3 ke 2. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok Wijayanto mengatakan, pekan ini Kota Depok masuk status zona risiko rendah atau level 2 covid-19.

"Pekan ini, PPKM dI Kota Depok turun level dari 3 menjadi level 2 atau sudah zona kuning. Sebelumnya Kota Depok berlama-lama di zona resiko tinggi atau di level 4," katanya, Jumat (10/9).

Ia mengatakan, turunnya PPKM di Kota berdasarkan indikator kesehatan masyarakat dan penghitungan badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) periode 3-5 September 2021.

Wijayanto menjelaskan bahwa lintas sektor juga harus siap jika level PPKM di Kota Depok diturunkan.

"Utamanya dalam hal penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas (5M)," ujarnya.

Baca juga: Wagub: Maksud Pak Anies Holywings Ditutup Sampai PPKM Selesai

Menurut Wijayanto, kesiapan lintas sektor institusi, perkantoran, swasta, pemerintah perlu merespons budaya baru ini dalam menerapkan 5M.

Ia melanjutkan, menerapkan protokol kesehatan, menerapkan budaya bekerja yang lebih aman dalam potensi penularan covid-19 ini yang penting, belum lagi termasuk masyarakat.

Kebiasaan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan, lanjut dia akan berdampak pada level PPKM. Wijayanto wanti-wanti bahwa respons warga yang abai bisa menimbulkan lonjakan kasus covid-19.

"Nah ini artinya ada faktor lain yang harus dipertimbangkan dalam menurunkan level ini. Bukan hanya bicara indikator, tetapi kesiapan menerapkan kedisiplinan 5M. Nanti mungkin makin turun bila masyarakat terus meningkatkan kedisiplinan prokol kesehatan," kata dia.

Sementara itu, juru bicara Pemerintah Kota Depok untuk Covid-19 Dadang Wihana mengatakan, jumlah terkonfirmasi aktif penularan covid-19 di Kota Depok hingga saat ini sebanyak 1.341. Sedangkan data pasien sembuh mencapai 100.680 orang, pasien meninggal 2.067. (OL-4)

BERITA TERKAIT