09 September 2021, 13:06 WIB

Kasus Banjarnegara, KPK Periksa Sejumlah Pengusaha


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah pengusaha sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.

Penyidik KPK memanggil Presiden Direktur PT Adi Wijaya, Hadi Suwarno, Direktur CV Puri Agung, Siti Rustanti, Direktur CV Karya Bhakti, Nursidi Budiono, dan Direktur Utama PT Sutikno Tirta Kencana, Mistar.

"Pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di Pemkab Banjarnegara 2017-2018 untuk tersangka BS (Budhi Sarwono) dan KA (Kedy Afandi). Pemeriksaan di Gedung Perwakilan BPKP DI Yogyakarta," kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis (9/9).

KPK menjerat Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dan orang kepercayaannya Kedy Afandy terkait dugaan kongkalikong kegiatan pengadaan, pemborongan, dan persewaan di Dinas PUPR Banjarnegara 2017-2018. KPK menduga Budhi berperan aktif dengan ikut langsung dalam pelaksanaan pelelangan proyek.

Budhi ditengarai membagi serta mengatur paket pekerjaan di Dinas PUPR Banjarnegara. Budhi juga diduga mengikutsertakan perusahaan milik keluarganya yakni grup perusahaan Bumi Rejo.

Dari dugaan kongkalikong itu, KPK menyebut Budhi menerima komitmen fee atas berbagai pekerjaan proyek infrastruktur di Kabupaten Banjarnegara sekitar Rp2,1 miliar. Penerimaan komitmen fee senilai 10% itu dilakukan secara langsung maupun melalui perantaraan Kedy.

Budhi dan Kedy disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (i), Pasal 12 huruf (e), dan Pasal 12B UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Dhk/OL-09)

BERITA TERKAIT