31 August 2021, 14:54 WIB

Polri Selidiki Dugaan Kebocoran Data Kartu eHAC Kemenkes


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

BARESKRIM Polri segera menyelidiki kasus dugaan kebocoran data aplikasi tes dan telusur covid-19 atau Kartu Waspada Elektronik (eHAC) milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Ya sedang bantu laksanakan penyelidikan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Selasa (31/8).

Namun, Argo belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait proses penyelidikan tehadap kasus tersebut. Dia menyebut kasus kebocoran data tengah diselidiki Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Baca juga: Kemenkes: Belum Ada Rencana Vaksin Covid-19 Dosis Ke-3 untuk Non-Nakes

"Secara teknis biarkan penyidik cyber bekerja," pungkasnya.

Sebelumnya, Kemenkes mengklaim bahwa kebocoran data belum 100% dipastikan dan terbukti. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Widyawati menyatakan pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut.

Hingga saat ini, Kemenkes belum bisa memastikan bahwa data pribadi, seperti ID pengguna yang berisi nomor KTP, paspor, hasil tes covid-19, alamat, berikut data pribadi lainnya, yang diduga bocor itu berasal dari eHAC.(OL-11)

 

 

 

BERITA TERKAIT