26 August 2021, 15:44 WIB

PAN Gabung Koalisi, Gerindra: Jatah Kabinet Urusan Presiden


Putra Ananda | Politik dan Hukum

PARTAI Amanat Nasional (PAN) resmi bergabung dengan koalisi partai pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bergabungnya PAN ke dalam koalisi dianggap dapat memberikan kekuatan tambahan bagi pemerintah untuk melakukan pemulihan ekonomi imbas pandemi covid-19.

"Mudah-mudahan dengan bertambahnya pasokan tenaga bagi pemerintah ini juga bisa membantu menunjang bagi pemerintah untuk lebih keras dalam menghadapi pandemi dan meningkatkan ekonomi nasional," ujar Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (26/8).

Sufmi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra menyebut seluruh parpol koalisi pendukung Jokowi telah sepakat menerima PAN untuk bergabung dalam koalisi. Sufmi mengungkapkan bahwa Gerindra menyambut baik bergabungnya PAN ke dalam koalisi.

"Ya menurut saya dan menurut kami itu (PAN bergabung) adalah hak dari presiden maupun dari parpol itu sendiri. Bahwa kemudian bertambahnya kekuatan koalisi pemerintah kami sambut baik," ungkap Sufmi.

Baca juga: Satgas BLBI Panggil Tommy Suharto untuk Lunasi Utang Rp2,61 Triliun

Terkait adanya potensi reshuffle kabinet karena bergabungnya PAN, Sufmi menyebut bahwa reshuffle sepenuhnya merupakan hak peroragratif dari presiden. Partai kolisi pendukung Jokowi tidak memiiki kewenangan untuk mengatur baik itu mempercepat atau menunda adanya reshfulle kabinet.

"Kalau bicara soal reshufle itu saya sudah sampaikan berulang-ulang merupakan hak prerogatif dari presiden. Dan kami tidak ingin beranda-andai semua kita serahkan kepada presiden," jelas Sufmi.

Sebelumnya kepastian bergabungnya PAN ke gerbong koalisi pendukung Jokowi terungkap setelah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ikut rombongan pemimpin parpol koalisi bertamu ke Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (25/8).

Pertemuan itu dihadiri enam ketua umum dan enam sekretaris jenderal partai politik yang selama ini mendukung pemerintah. Selain itu, ada pula dua perwakilan dari PAN yakni Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal Eddy Soeparno. (OL-4)

BERITA TERKAIT