10 August 2021, 11:25 WIB

Jaksa Tahan Rizieq Sampai 7 September


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

JAKSA penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menahan mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab hingga 7 September 2021. Penahanan dilakukan berdasarkan penetapan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta No. 1831/Pen.Pid/2021/PT.DKI tanggal 5 Agustus 2021.

"Terdakwa Moh Rizieq alias Habib Muhammad Rizieq Shihab bin Sayyid Husein Shihab ditahan dalam Rumah Tahanan Negara sejak 9 Agustus sampai dengan 7 September 2021. Demikian untuk menjadi maklum," kata Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Ardito Muwardi melalui keterangan tertulis.

Menurut Dito, penetapan PT DKI yang menahan Rizieq itu terkait dengan penahanan pada tingkat banding dalam perkara RS Ummi dengan nomor perkara 225/Pid.Sus/2021/PN.Jkt.Tim.

Baca juga: Korupsi di Banjarnegara, KPK Geledah Dua Lokasi

Hal tersebut mematahkan klaim sebelumnya yang menyatakan Rizieq akan bebas setelah menjalani masa hukumannya dalam perkara kerumuman di Petamburan dan Megamendung.

Kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar, menilai penetapan PT DKI tidak relevan karena kliennya telah bersikap kooperatif dalam perisdangan di PN Jakarta Timur.

Merujuk Pasal 238 Ayat (4) KUHAP, ia menegaskan kliennya siap jika dipanggil PT DKI untuk pemeriksaan atau pemeriksaan tambahan.

"Kami menduga kuat ada pihak-pihak yang bermanuver menggunakan instrumen hukum di luar kelaziman yang menginginkan klien kami untuk tetap ditahan karena khawatir jika klien kami berada di luar tahanan," klaim Aziz. (OL-1)

BERITA TERKAIT