25 April 2016, 12:14 WIB

Menko Luhut Lapor Presiden Jokowi soal Panama Papers


Farah Gita/MTVN |

MENTERI Koordinator Politik, Hukum, dan HAM Luhut Binsar Pandjaitan menemui Presiden Joko Widodo. Ia melaporkan soal kemunculan namanya dalam dokumen The Panama Papers.

"Ya lapor, biasa saja, tidak ada masalah," tegas Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (25/4).

Nama Luhut muncul di dokumen The Panama Papers sebagai direktur perusahaan offshore Mayfair International Ltd. Namun, Luhut membantah itu semua. Luhut bahkan mengaku sama sekali tak tahu soal Mayfair.

Luhut juga mengklaim sebagai pembayar pajak setia. Ia memegang nilai wajib tersebut sebagai sesuatu yang penting. Mengamankan harta di luar negeri demi bebas pajak dinilai tak mungkin ia lakukan.

Mayfair didirikan pada 29 Juni 2006. Mayfair merupakan perusahaan milik PT Pelita Buana Karya dan Elizabeth Prasetyo Utomo.

Dalam akta pendirian, Mayfair beralamat di Suit 13, First Floor, Oliaji Trade Centre, Francis Rachel Street Victoria, Mahe, Republik Seychelles, negara suaka pajak di Afrika. Di hari pendirian Mayfair, Luhut ditunjuk sebagai satu-satunya direktur.

Dalam sertifikat penunjukan direksi Mayfair, Luhut dinyatakan beralamat di Jalan Mega Kuningan Barat III Nomor 11, Jakarta. Pelengkap keterangan itu ialah salinan paspor atas nama Luhut.

Luhut menduga namanya dicatut dalam kasus ini. Alamat rumah asli dan yang tertera dalam dokumen The Panama Papers berbeda.(X-11)

BERITA TERKAIT