31 July 2021, 18:15 WIB

Upacara Virtual HUT RI bakal Lebih Menarik


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

KEPALA Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memastikan masyarakat yang mengikuti upacara virtual HUT ke-76 Republik Indonesia akan menikmati pengalaman yang lebih menarik ketimbang hanya menonton dari televisi (TV). Soalnya, ada berbagai kegiatan interaktif yang telah disiapkan yang bisa diikuti oleh seluruh peserta daring. 

Beberapa kegiatan itu di antaranya program kuis, doorprize, dan hiburan dari sejumlah bintang tamu. Ada juga tayangan yang menyuguhkan penampilan beberapa warga negara asing yang mencintai Indonesia.

"Kalau menonton di TV kan kita hanya melihat ketika pasukan pengibar bendera mau memasuki lapangan. Itu sekitar pukul 09.30 WIB. Kalau di virtual, pukul 08.00 sudah mulai. Ada banyak acara yang bisa diikuti," terang Heru kepada Media Indonesia, Sabtu (31/7).

Selain itu, ia menambahkan, pada siang hari sebelum prosesi penurunan bendera, peserta virtual juga bisa melihat persiapan pasukan paskibra. "Jadi ada wawancara dengan para petugas seperti behind the scene yang tidak disiarkan di TV," tutur mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta itu.

Terkait hadiah, Setpres telah menyiapkan paket berisi merchandise seperti kaos dan topi untuk ratusan orang yang beruntung. Sayangnya, ia mengatakan kemungkinan tidak ada hadiah berupa sepeda yang akan dibagikan kepada peserta virtual. "Sepeda kita hindari. Sebagai gantinya mungkin ada hadiah utama berupa handphone," ucap Heru.

Ia menargetkan pada tahun ini upacara virtual HUT ke-76 RI bisa diikuti lebih dari 30 ribu peserta. Pada pendaftaran hari pertama, Jumat (29/7), masyarakat yang mendaftar sudah mencapai 5.700 orang. 

Baca juga: KPK belum Dapat Pastikan Harun Masiku Ada di Luar Negeri

Salah satu tujuan utama penyelenggaraan upacara virtual HUT ke-76 RI yaitu mengurangi kegiatan-kegiatan fisik yang dilakukan masyarakat di daerah mereka masing-masing. Sebagaimana diketahui, perayaan hari kemerdekaan sangat identik dengan perlombaan. "Jadi kami ingin acara ini bisa menggantikan berbagai kegiatan fisik, setidaknya mengurangi," tandas Heru. (OL-14)

BERITA TERKAIT