27 July 2021, 14:15 WIB

Pemprov DKI Akui Testing Turun, Karena Kasus Turun


Hilda Julaika | Politik dan Hukum

KEPALA Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Widyastuti, mengakui pengetesan atau testing covid-19 di Jakarta memang mengalami penurunan.

Hal ini disebabkan kasus covid-19 di lapangan juga mengalami penurunan. Karena prinsip testing berpijak pada satu kontak testing yang positif covid-19.

“Ya testing dan tracing itu kan tergantung dari kasus. Semakin tinggi kasusnya semakin meningkat juga testing karena kan berpijaknya dari satu kontak testing. Kalau jumlah kasusnya menurun tentu jumlah testingnya juga menurun,” kata Widyastuti di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (27/6).

Dinkes DKI sendiri mengatakan tidak memiliki target testing tertentu. Karena untuk melakukan testing terdapat beberapa indikator. Di antaranya, pengembangan dari kasus positif covid-19 atau orang yang terpapar covid. Kemudian, follow up kasus covid-19, ketiga testing dari syarat perjalanan.

“Jadi testing yang kita lakukan adalah sebagai bagian dari kontak erat,” jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta saat ini terus menambah contact tracer. Dengan cara melakukan rekruitmen tracer dari tenaga kesehatan (nakes) professional. Dengan tujuan membantu DKI Jakarta termausk dengan memperkuat tracer digital.

“Tracer digital ini kita latih kemudian secara digital seperti telekonsultasi. Lewat mentracer tapi merunut seseorang itu ketemu siapa saja itu secara digital melalui media,” ungkapnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT