24 July 2021, 17:31 WIB

Dituduh Punya Kepentingan dari Ivermectin, Moeldoko akan Laporkan ICW


Cahya Mulyana |

KETUA Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko berencana melaporkan Indonesia Corruption Watch (ICW) karena keberatan atas tudingan punya kepentingan dengan produksi obat Ivermectin. Kuasa Hukum Moeldoko Muhammad Khadafi mengaku sudah mempersiapkannya.

"Kami bakal bikin laporan karena ini menciderai HKTI secara keseluruhan. Mungkin satu dua hari ini kami buat laporan," kata Muhammad Khadafi dalam keteranganya, Sabtu (24/7).

Khadafi melanjutkan, tudingan tersebut tak berdasar karena menuduh Moeldoko memperkaya diri sendiri di tengah pandemi. Bahkan, obat ivermectin disebut punya hubungan dengan HKTI.

"Padahal gak ada sama sekali. Ini fitnah keji," sesal Khadafi.

Dia menambahkan, penuding harusnya cerdas dan tak membuat berita yang memecah belah. Padahal, kini lembaganya tengah fokus mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan petani. Salah satunya dengan rutin membagikan masker.

"ICW seolah membuat berita yang tak ada bukti dan sangat merugikan nama baik ketum HKTI. Kami berikan puluhan ribu masker kepada masyarakat termasuk meminta warga tak berkerumun dan tetap patuh prokes," jelas Khadafi.

Sebelumnya, Moeldoko yang juga merupakan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) membantah tuduhan terkait relasi dengan produsen obat Ivermectin, PT Harsen Laboratories. Moeldoko menegaskan tidak punya kedekatan dengan produsen Ivermectin. Ia menyebut seluruh pernyataan soal kedekatannya dengan PT Harsen Laboratories tidak benar.

"Itu tuduhan ngawur dan menyesatkan," kata Moeldoko.

Moeldoko juga membantah tudingan keterlibatan anak perempuannya, Joanina Rachma, dengan persoalan obat Ivermectin. Ia pun membantah merekrut Joanina sebagai tenaga ahli di Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Mantan Panglima TNI itu menegaskan Joanina hanya magang di KSP selama tiga bulan pada 2020. Moeldoko mengaku hanya ingin anaknya belajar dari para tenaga ahli di lingkaran Istana.

"Tidak ada urusan dan kerja sama antara anak saya, Jo, dengan PT Harsen Lab," ujarnya.

Moeldoko juga menepis keterlibatan Joanina untuk nepotisme. Itu dalam impor beras bersama HKTI.

"Ini menodai kehormatan saya sebagai ketua HKTI," kata Moeldoko.

Sebelumnya ICW menyebut ada keterlibatan sejumlah politisi dan pejabat dengan produsen obat Ivermectin PT Harsen Laboratories. Salah satu nama pejabat yang disebut ICW adalah Moeldoko.

"PT Noorpay Perkasa punya keterkaitan dengan KSP Moeldoko. Salah satu pemilik saham PT Noorpay selain Sofia adalah Joanina Rachma, anak Moeldoko. Joanina menjadi pemegang saham mayoritas. Dia juga diketahui sebagai tenaga khusus/ahli di KSP," klaim Peneliti ICW Egi Primayogha dalam diskusi daring bertajuk Berburu Rente di Tengah Krisis, Kamis (22/7). (OL-8)

 

BERITA TERKAIT