22 July 2021, 07:29 WIB

Mulai Hari Ini, 18 Pegawai KPK Jalani Pelatihan Bela Negara


Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum

PELATIHAN dan pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan dimulai hari ini, Kamis (22/7). Sebanyak 18 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang gagal dalam tes wawasan kebangsaan (TWK), akan dibina di Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor.

"Ini menunjukkan semangat dan tekad pegawai KPK yang tidak pernah menyerah dan mundur serta mempertahankan satu tekad untuk memberantas korupsi," kata Ketua KPK Firli Bahuri melalui keterangan tertulis, Kamis (22/7).

Sebanyak 16 orang pegawai KPK jalani pelatihan secara fisik di Universitas Pertahanan. Dua orang sisanya terpaksa menjalani pelatihan secara daring karena harus menjalani isolasi mandiri akibat covid-19.

Baca juga: KPK Yakin Robin tidak Hanya Terima Duit dari Wali Kota Tanjungbalai

Pelatihan itu akan selesai pada 30 Agustus 2021.

Firli berharap para pegawai menjalani pelatihan dengan baik agar bisa mendapatkan gelar aparatur sipil negara (ASN).

Sekretaris Jenderal KPK Cahya Harefa mengatakan ada tiga cakupan pembelajaran yang akan diterima pegawai selama dibina. Itu, kata dia, terdiri dari studi dasar, inti, dan pendukung.

"Studi dasar mencakup wawasan kebangsaan atau empat konsensus dasar negara, sishankamrata, kepemimpinan berwawasan bela negara, serta pencegahan dan penanggulangan terorisme atau radikalisme dan konflik sosial," tutur Cahya.

Materi inti mengajarkan para pegawai untuk mengembangkan nilai-nilai dan keterampilan dasar bela negara. Lalu, studi pendukung terkait pelaksanaan upacara pembukaan, atau penutupan, muatan lokal, serta bimbingan dan pengasuhan. (OL-1)

BERITA TERKAIT