21 July 2021, 09:19 WIB

Dua Pegawai KPK Ikut Diklat Bela Negara Secara Daring karena Positif Covid-19


Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum

SEBANYAK 18 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjalani pelatihan dan pendidikan (diklat) bela negara, Kamis (22/7). Dua dari 18 pegawai itu terpaksa mengikuti pelatihan secara daring.

"Dua pegawai yang masih menjalani isolasi mandiri covid-19 akan mengikutinya secara daring," kata Sekretaris Jenderal KPK Cahya Harefa melalui keterangan tertulis, Rabu (21/7), 21 Juli 2021.

Cahya mengatakan sebanyak 16 pegawai KPK akan mengikuti diklat itu secara fisik. Mereka akan dilatih di Universitas Pertahanan RI Sentul, Bogor sampai 30 Agustus 2021.

Baca juga: Ada Pegawai yang Tolak Pelatihan Bela Negara, KPK Cuek

"Tercatat 18 orang telah bersedia dengan menandatangani formulir kesediaan untuk mengikuti diklat tersebut," ujar Cahya.

Ada tiga cakupan pembelajaran yang akan diterima oleh pegawai dalam diklat itu. Tiga pembelajaran itu terdiri dari studi dasar, inti, dan pendukung.

"Studi dasar mencakup wawasan kebangsaan atau empat konsensus dasar negara, sishankamrata, kepemimpinan berwawasan bela negara, serta pencegahan dan penanggulangan terorisme atau radikalisme dan konflik sosial," tutur Cahya.

Materi inti mengajarkan para pegawai untuk mengembangkan nilai-nilai dan keterampilan dasar bela negara. Lalu, studi pendukung terkait pelaksanaan upacara pembukaan, atau penutupan, muatan lokal, serta bimbingan dan pengasuhan. (OL-1)

BERITA TERKAIT