20 July 2021, 11:29 WIB

Irma Minta Luqman Hakim PKB Pahami Posisi Menteri


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

POLITIKUS Partai NasDem Irma Suryani Chaniago meminta Sekretaris Gerakan Sosial dan Kebencanaan DPP PKB Luqman Hakim memahami tugas dan fungsi setiap menteri sebelum memberikan penilaian. Sebelumnya, Luqmn menilai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate bertanggung jawab atas ketidaksinkronan pernyataan Menko PMK Muhadjir dengan Menko Marves Luhut soal perpanjangan PPKM darurat.

"Luqman hakim, politikus yang tidak memahami tupoksi paramenteri. Menkominfo bukan atasan menko PMK Muhajir dan juga Menko Marves Luhut. Mereka itu kolega. Tidak ada regulasi yang mengatur semua menteri kalau mau bicara harus lapor dulu pada Menkominfo," kata Irma melalui siaran pers, Selasa (20/7).

Irma meminta Luqman berkaca lebih dulu jika ingin menyerang menteri parpol lain. Ia menyuruh Luqman memaparkan apa keberhasilan kartu prakerja? Apa yang dilakukan menteri PKB untuk mengatasi banjir PHK di era pendemi? Buruh menjerit, apa solusi yang diberikan agar buruh bisa bertahan hidup ketika psbb dan PPKM dilaksanakan. Pun kinerja menteri agama terhadap banyaknya penolakan vaksinasi dan regulasi terkait dengan pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 dari politisasi keagamaan.

"Jadi jangan sekali sekali bicara asbun jika tidak ingin dikuliti," imbuhnya.

Irma melanjutkan, Kementrian Pertanaian adalah satu-satunya kementrian yang tumbuh plus di era pendemi. Ketahanan pangan cukup dan dan mampu menjaga harga-harga kebutuhan pokok dengan baik.

Baca juga:  PPKM Darurat bukan untuk Diperdebatkan tapi Dipatuhi

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekspor pertanian Indonesia pada Maret 2021 meningkat hingga dua digit, baik secara month to month (mtm) ataupun year on year (yoy). Secara yoy, ekspor pertanian tumbuh sebesar 25,04%. Beberapa produk pertanian yang naik cukup besar secara yoy adalah tanaman obat aromatik dan rempah-rempah serta sarang burung walet.

Peningkatan ekspor pertanian mencapai US$0,39 miliar atau meningkat 27,06%. Persentase peningkatan ekspor sektor pertanian ini tertinggi dibanding sektor lain yaitu sektor migas 5,28%, sektor industri pengolahan 22,27% serta sektor pertambangan dan lainnya 13,68%. Hal ini membuktikan kinerja Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo dan Tim Manajemen Kementerian Pertanian makin moncer dan tentu prestasi ini sangat membanggakan. 

"Kalau Menko Marves bicara tidak kompak dengan Menko PMK minta saja beliau berdua berkoordinasi lebih dulu sebelum bicara, jangan menyerang menteri lain. Sungguh tidak elok apa yang disampaikan Luqman Hakim. Seharusnya di era pendemi sekarang, partai-partai koalisi maupun oposisi bersatu menyelamatkan jiwa rakyat. Bukan malah mempolitisasi dan saling menyerang atas kedukaan rakyat akibat pendemi, itu namanya tidak beradab," tukasnya.(RO/OL-5)

BERITA TERKAIT