20 June 2021, 16:20 WIB

Wacana Presiden Tiga Periode Rusak Citra Jokowi


Ant | Politik dan Hukum

WAKIL Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi menilai pihak-pihak yang terus mendorong masa jabatan presiden tiga periode dianggap mencoreng nama baik Presiden Joko Widodo.

Hal itu disampaikan Viva, Minggu (20/6) menanggapi wacana yang dihembuskan sejumlah pihak agar Jokowi kembali maju pada Pilpres 2024.

"Jika ada komentar dari siapapun bahwa Jokowi menginginkan masa jabatan presiden tiga periode, maka kemungkinan yang bersangkutan bukan saja melakukan framing media yang berkonotasi negatif, tetapi sudah menjurus ke perusakan karakter," tandas Viva. 

Dia mengatakan perusakan karakter itu seperti melakukan manipulasi fakta, mencoreng citra, dan membalikkan realitas.

Viva Yoga menjelaskan, dalam Pasal 7 UUD 1945 amandemen pertama 19 Oktober 1999 menyatakan bahwa Presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.

"PAN mendukung pernyataan sikap Presiden Jokowi yang telah diungkapkan setahun lalu untuk menolak amandemen UUD 1945 untuk masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Sikap presiden sudah jelas, terang, konstitusional, dan terekam publik," ujarnya.

Dia mempersilahkan apabila ada pihak-pihak yang terus mendorong masa jabatan presiden tiga periode namun harus diingat bahwa Presiden Jokowi sudah jelas sikapnya yaitu menolak ide atau wacana tersebut.

Menurut dia, sebaiknya energi anak bangsa dicurahkan untuk membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional dan memberantas pandemi korona. (OL-8).

BERITA TERKAIT