19 June 2021, 14:51 WIB

Sejumlah Relawan Usung Jokowi-Prabowo untuk 2024


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

SEJUMLAH relawan mengatasnamakan Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 menggelar pembentukan sekretariat untuk mendorong Presiden Joko Widodo maju bersama Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Jokpro 2024 mendukung Jokowi untuk maju kembali sebagai presiden tiga periode berdampingan dengan Prabowo.

Jokpro 2024 meresmikan sekretariat nasional di Jalan Tegal Parang I Jakarta Selatan. Mereka yang tergabung di Jokpro 2024 yakni Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari sebagai penasihat, Ketua Umum Baron Danardono Wibowo, dan Sekjen Timothy Ivan Triyono.

"Sebetulnya ini bukan acara deklarasi. Ini syukuran (pembentukan sekretariat). Ini memang bukan deklarasi makanya tidak ada umbul-umbul, tidak ada bendera," kata penasihat Jokpro 2024 M Qodari di kantor sekretariat nasional, Sabtu (19/6).

Jokpro 2024 menyebut mereka sebagai organisasi relawan pendukung Jokowi dan Prabowo. Qodari mengklaim gagasan mengusung Jokowi-Prabowo sebenarnya gagasan yang ada di banyak masyarakat. Ia mengatakan pembentukan Jokpro 2024 bukan gagasannya melainkan para relawan yang memiliki kesamaan pandangan.

"Saya bukan penggagas. Sebetulnya yang punya gagasan ini adalah rakyat Indonesia. Gagasan ini ada banyak di kepala rakyat Indonesia. Itu yang saya yakini dan saya tidak salah," kata dia.

Qodari menyebut Jokpro terdiri atas berbagai relawan pendukung Jokowi pada pemilu-pemilu sebelumnya. Ia mengakui relawan yang tergabung ke Jokpro memang tidak banyak dikenal tetapi memberi sumbangsih besar bagi terpilihnya Jokowi sebagai presiden dua periode. Tercatat juga relawan Bara JP hadir dalam peresmian sekretariat Jokpro itu.

"Relawan Jokowi itu amat sangat banyak di Indonesia. Ada yang dikenal, ada yang kurang dikenal. Yang kurang dikenal itu lebih banyak dibandingkan dengan yang dikenal. Kalau relawan yang cuma dikenal tidak mungkin Pak Jokowi menang. Pak Jokowi menang karena didukung masyarakat, didukung kerelawanan masyarakat. Yang mendukung Jokowi itu bukan hanya yang jadi komisaris," kata Qodari.

Sekjen Jokpro 2024 Timothy Ivan Triyono mengatakan pembentukan relawan itu mendukung Jokowi untuk menjadi Presiden tiga periode. Dia beralasan dukungan untuk tiga periode itu agar Jokowi bisa melanjutkan pembangunan nasional yang saat ini dikerjakan.

"Pak Jokowi harus dilanjutkan ke periode ketiga karena pembangunan ini kalau sampai dipotong bahaya nanti. Kita akan mulai dari nol lagi kayak Pertamina (menyitir slogan Pertamina). Artinya Pak Jokowi harus tiga periode," ucap Ivan.

Mengenai ide Jokowi berpasangan dengan Prabowo, Ivan menyebut gagasan itu dibangun untuk mencegah polarisasi di masyarakat. Pasalnya, kedua tokoh itu dianggap mampu menyatukan masyarakat dan menghindari polarisasi seperti pada pilpres sebelumnya.

"Saya sangat setuju ini untuk mencegah polarisasi ekstrem. Apalagi buat saya yang double minority, Kristen iya, mata sipit iya. Jadi buat saya polarisasi ekstrem itu sangat bahaya sekali dan nyata," ucapnya.

 

Ketua Umum Jokpro 2024 Baron Danardono Wibowo menyatakan saat ini belum ada deklarasi resmi untuk mengusung Jokowi-Prabowo. Deklarasi rencananya baru akan dilakukan 4-5 bulan ke depan. Jokpro masih akan menghimpun dukungan di 34 provinsi. (OL-14)

BERITA TERKAIT