11 June 2021, 13:58 WIB

Lewat Telepon, Menlu Retno dan Menlu Jepang Bahas Myanmar


Nur Aivanni | Politik dan Hukum

MENTERI Luar Negeri RI Retno Marsudi melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu pada Kamis (10/6) mulai pukul 13.00 WIB selama kurang lebih 40 menit.

Adapun isi pembicaraan yang dibahas kedua menteri tersebut adalah bertukar pendapat mengenai situasi di Myanmar. Hal itu disampaikan dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Jepang di Jakarta.

Pada awal pembicaraan, Menlu Motegi mengungkapkan pentingnya untuk mengimplementasikan "5 konsensus" yang diumumkan pada ASEAN Leaders Meeting.

Motegi juga telah mengadakan pertukaran pendapat dengan Menteri Luar Negeri Kedua Brunei Darussalam Erywan Yusof mengenai hasil kunjungannya ke Myanmar.

Baca juga : Fraksi NasDem: Tarif Pajak Sembako Hanya Bebani Masyarakat

Menanggapi hal itu, Menlu Retno menjelaskan keterlibatan Indonesia dalam upaya ASEAN untuk mengatasi krisis di Myanmar.

Lebih lanjut, Menlu Motegi mengatakan bahwa pemerintah Jepang tetap mendorong upaya ASEAN, termasuk bantuan terhadap kegiatan Utusan Khusus ASEAN yang akan dilantik maupun bantuan kemanusiaan ke Myanmar. Selan itu, ia juga menekankan pentingnya terkait pembebasan tahanan di Myanmar.

Menurut keterangan tersebut, baik Menlu Indonesia maupun Menlu Jepang menyepakati bahwa kedua negara tetap bekerja sama secara erat untuk menangani masalah Myanmar.

Selain itu, kata pernyataan tersebut, kedua Menlu juga telah bertukar pendapat mengenai kerja sama dalam penanganan pandemi covid-19, maupun situasi kawasan termasuk Laut China Timur dan Laut China Selatan. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT