31 May 2021, 09:19 WIB

Komisi IX DPR Minta Pemda Sulut Lebih Cermat dalam Menerima TKA


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

PROVINSI Sulawesi Utara telah ditunjuk oleh Pemerintah Pusat sebagai pintu transit tenaga kerja asing (TKA) yang akan bekerja di Morowali dan Maluku Utara. Sebanyak 7.000 TKA yang bisa transit dan masuk melalui Sulut, di mana dari jumlah tersebut, beberapa orang TKA yang tinggal dan bekerja di daerah Nyiur Melambai.

Kedatangan para TKA tersebut dikhawatirkan akan menularkan  Covid-19 kepada masyarakat setempat. Tenaga kerja asing juga akan berdampak terhadap kesejahteraan tenaga kerja lokal karena jika dibiarkan terus-menerus akan berakibat fatal.

“Kedatangan TKA ini harus kita konfirmasi dan klarifikasi, terutama bagaimana upaya Pemda dalam penanganan Covid-19 terhadap TKA tersebut kemudian mengenai kesejahteraan tenaga kerja lokal juga menjadi fokus kami,” Kata Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtunewe di Kantor Gubernur Sulut, Kota Manado, Jumat (28/5/2021).

Politikus Nasdem ini mengatakan, kebijakan masuknya TKA perlu dijadikan perhatian penting. Pemda diharapkan lebih cermat dan bijak untuk menjaga keseimbangan tenaga kerja lokal dan asing.

“Informasinya TKA yang masuk itu kan dalam jumlah yang banyak ini harus dijadikan perhatian jangan sampai nanti pekerja lokal atau daerah malah tergerus dengan kehadiran TKA ini, intinya Pemerintah daerah harus lebih cermat dan bijak jangan sampai kecolongan,” sebut Felly. (RO/OL-09) 

BERITA TERKAIT