19 May 2021, 14:28 WIB

Jokowi Salah Sebut Kota jadi Provinsi Padang


Nur Azizah | Politik dan Hukum

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menyebut Padang sebagai Provinsi Padang dalam peninjauan proyek Jalan Tol Trans Sumatra di Riau. Salah sebut ini pun menjadi ramai dan banyak dibicarakan warga net di media sosial.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyampaikan Jokowi tak memiliki maksud tertentu. Hal tersebut murni salah sebut.

Baca juga: Pemerintah Diminta Kembalikan Fungsi Bulog sebagai Badan Pangan

"Enggak ada (maksud apa-apa). Iya (salah hanya salah sebut)" kata Heru saat dihubungi, Jakarta, Rabu (19/5).

Heru menyampaikan yang dimaksud Jokowi ialah Kota Pandang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Jalan Tol Trans Sumatra ini akan melintas hingga Padang.

"Maksudnya Provinsi Sumbar, kota Padang, kan jalan tol dari Pekanbaru sampai Padang," ucap Heru saat dihubungi, Jakarta, Rabu (19/5).

Siang tadi, Jokowi meninjau pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra ruas Pekanbaru-Padang, Seksi Pekanbaru-Bangkinang. Pembangunan jalan tol Trans Sumatra ruas Pekanbaru-Bangkinang sudah mencapai 40 kilometer.

Baca juga: Libur Idul Fitri, 899 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Sumatra

Kepala Negara ingin jalan tol ini dapat meningkatkan daya saing negara dan produk yang ada di Provinsi Riau dan Provinsi Padang.

"Kita memiliki daya saing yang tinggi terhadap negara-negara lain dan produk-produk yang ada  baik di Provinsi Riau dan di Provinsi Padang nantinya akan memiliki daya saing yang baik. Terutama dalam rangka bersaing dengan produk-produk dari  negara-negara lain," kata Jokowi dalam akun Youtube Sekretariat Presiden . (OL-2)

 

BERITA TERKAIT