14 April 2016, 18:47 WIB

Ketua BPK Klarifikasi ke Presiden terkait Panama Papers


Astri Novaria |

SEKRETARIS Kabinet Pramono Anung mengatakan Ketua BPK Harry Azhar Azis secara resmi telah menyampaikan dan mengklarifikasi perihal keberadaan namanya dalam 'Panama Papers' kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Kamis (14/4).

"Tadi, dia (Ketua BPK) secara resmi menyampaikan dan Presiden mendengarkan. Mengenai bagaimana dan apa, tentu Pak Ketua BPK sendiri yang tahu, tapi beliau sudah menyampaikan dan mengklarifikasi," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menerima klarifikasi dari Ketua BPK itu, lanjut Pramono, Presiden Jokowi hanya mendengarkan. Presiden juga tidak menyimpulkan apakah penjelasan dari Harry itu benar atau tidak.

"Presiden belum tahu apa yang sebenarnya, jadi hanya mendengarkan laporan Ketua BPK atas hal itu," tandasnya.

Secara terpisah, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan enggan berkomentar banyak perihal tercantumnya nama Ketua BPK di Panama Papers.

Namun, ia sepakat ribuan nama orang Indonesia yang terungkap di dokumen tersebut perlu diketahui kebenarannya apakah benar sebagai pengemplang pajak atau tidak.

"Saya tidak begitu mengerti ya, apakah yang di Panama Papers itu salah atau tidak. Kan banyak sekali. Oleh karena itu, tugasnya pajak dan PPATK (Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan) saya kira untuk menilai kebenarannya. Kan kita harus praduga tidak bersalah," pungkasnya. (Nov/OL-5)

BERITA TERKAIT