05 May 2021, 12:48 WIB

Publik Respons Positif Kinerja Airlangga Tangani Covid-19


RO/Micom | Politik dan Hukum

KETUA DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menerangkan tren elektabilitas Partai Golkar naik lantaran respon positif publik terhadap kinerja Menko Bidang Perekonomian, yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam menangani pandemi Covid-19.

Dalam temuan survei Indikator, sebanyak 65,7% masyarakat menyatakan sangat puas dengan penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah.

Prestasi tersebut, menjadi insentif elektoral untuk Airlangga yang bertindak sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Ace sependapat dengan hal tersebut.

"Hal ini, bisa jadi disebabkan karena publik semakin merespon positif kerja-kerja Ketua Umum DPP Partai Golkar dan seluruh kader-kader Partai Golkar dalam penanganan covid-19," ujar Ace di Jakarta, Rabu (5/5).

Selain itu, kata Ace, masyarakat juga mengapresiasi upaya pemulihan ekonomi yang terus dilakukan secara serius oleh Airlangga. Persepsi itu juga tercermin dari kepuasan publik yang tinggi terhadap penanganan covid-19 yang dinilai sangat positif.

"Sebagaimana amanat Rapimnas dan Rakernas Partai Golkar tahun 2021 yang lalu, seluruh infrastruktur Partai Golkar berkewajiban mendukung langkah-langkah pemerintah untuk penangangan covid-19 dan pemulihan ekonomi yang kini tanggung jawabnya kepada Pak Airlangga," tutur Ace.

Ace berujar para kader Partai Golkar tentu berkewajiban juga untuk mensosialisasikan Airlangga, sekaligus menyampaikan tentang langkah-langkah kebijakan penanganan covid-19 dan kebijakan pemulihan ekonomi kepada masyarakat.

"Diharapkan dengan demikian akan berkorelasi secara elektoral bagi trend yang positif bagi Pak Airlangga Hartarto dan juga Partai Golkarnya sendiri," imbuh Ace.

Sebelumnya Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, dalam temuan survei Indikator, sebanyak 65,7% masyarakat menyatakan sangat puas dengan penanganan pandemi covid-19 yang dilakukan pemerintah.

Prestasi tersebut, menurut Burhanuddin, seharusnya menjadi insentif elektoral untuk Airlangga yang bertindak sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Airlangga sebagai ketua komite penanganan covid plus menteri koordinator seharusnya yang paling berhak mendapatkan insentif elektoral,” ujar Burhanuddin.

Namun, Burhanuddin mengingatkan, sosialisasi mengenai profil Airlangga sebagai calon presiden dan keterkaitannya dengan keberhasilan penanganan covid-19 harus semakin ditingkatkan. Ini demi memaksimalkan insentif elektoral tersebut.

“Dalam politik elektoral, kalau masyarakat tidak tahu bahwa Airlangga itu ketua komite, insentif elektoralnya tidak bisa didapatkan. Bisa-bisa masyarakat memberikan insentif elektoralnya kepada yang lain, yang mungkin lebih kelihatan,” kata Burhanuddin. (J-1)

BERITA TERKAIT