03 May 2021, 15:53 WIB

Soal Papua, Polri: Hanya Anggota Kelompok Teroris yang Ditindak


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

POLRI menyatakan pihaknya telah mengidentifikasi kelompok-kelompok separatis pejuang kemerdekaan Papua yang dicap sebagai kelompok teroris oleh pemerintah.

Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono menuturkan bahwa penindakan hukum pastinya akan dilakukan pada kelompok-kelompok tersebut.

"Semua telah teridentifikasi, ada beberapa kelompok menganggu dari pada rasa aman dan damai masyarakat Papua. Kelompok-kelompok ini sudah teridentifikasi oleh aparat keamanan," tutur Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/5).

Maka, Rusdi menyebut tidak seluruh pihak yang mendukung  kemerdekaan Papua akan ditindak oleh kepolisian.

Hanya mereka yang tergabung dalam kelompok teroris yang akan ditindak.

Adapun Rusdi merujuk pada hasil pemetaan oleh Polda Papua. Dimana, ada enam kelompok KKB di wilayah Kabupaten Puncak, Intan Jaya dan Nduga.

Pasalnya, para pimpinan KKB yang aktif di wilayah pegunungan Papua itu sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang/DPO kepolisian seperti  Militer Murib, Sabinus Waker, Lekagak Telenggen, dan Egianus Kogoya.

"Ke depan melihat, ketika mereka diberikan label terorisme. Dikenakan Undang-undang pemberantasan terorisme," ungkapnya.

Sejauh ini, Rusdi menyebut bahwa pihak kepolisian saat ini tengah mengkaji mekanisme penerjunan tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri ke wilayah Papua untuk ikut mencari kelompok separatis pejuang kemerdekaan Papua yang telah dicap sebagai teroris.

Sebelumnya, Polda Papua telah memetakan enam Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang selama ini aktif melakukan gangguan keamanan di wilayah pegunungan Papua.

Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengatakan enam kelompok KKB itu terdapat di wilayah Kabupaten Puncak, Intan Jaya, dan Nduga. (Ykb/OL-09)

BERITA TERKAIT