21 April 2021, 21:05 WIB

Perombakan Kabinet Merupakan Hal Lumrah


Emir Chairullah | Politik dan Hukum

RENCANA perombakan kabinet yang bakal dilakukan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat merupakan hal yang lumrah. Menurut Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eriko Sutarduga dengan situasi yang tidak normal seperti saat ini, langkah untuk merombak kabinet bukan merupakan hal aneh. 

“Tidak ada yang aneh. Justru aneh jika tidak dilakukan apa-apa,” katanya dalam diskusi daring, Rabu.

Ia menyebutkan, di berbagai negara peristiwa perombakan kabinet merupakan hal lumrah yang tak perlu ditakuti. “Yang penting perombakan tersebut sesuai arah pembangunan yang dibuat pemerintah. Termasuk dalam kasus penyatuan Kemenristek ke Kemendikbud dan pembentukan Kementerian Investasi,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin menambahkan, perombakan yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo tidak menjadi soal selama dilakukan secara obyektif ketimbang politis. Apabila penilaian politis yang digunakan sebagai dasar bongkar pasang menteri, imbasnya menteri dengan kinerja cemerlang pun tidak akan dilirik untuk dipertahankan.

”Hal terpenting menteri yang berkinerja buruk yang harus diganti,” jelasnya.

Baca juga : Kunjungi Demokrat, PKS akan Temui AHY Besok

Ia mengakui, publik kemungkinan tidak pernah tahu indikator penilaian yang dilakukan Presiden. Selama ini, jikapun ada, maka hanya Jokowi yang memegang penilaian kinerja para pembantunya di kabinet.

Sementara itu Anggota DPR dari Partai Golkar Misbakhun memyebutkan, usulan sejumlah pihak yang menilai calon menteri untuk mengisi tim ekonomi di Kabinet Indonesia Maju haruslah dari kalangan profesional dinilai tidak tepat. 

Pasalnya, posisi menteri bukan posisi akademis, melainkan posisi politis. Menurutnya, nama-nama yang diangkat Jokowi untuk mengisi kursi kabinet haruslah berasal dari parpol. (OL-7)

BERITA TERKAIT