20 April 2021, 12:40 WIB

The Jokowi Center Dukung Putra-Putri Terbaik Bangsa Masuk Kabinet


Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

KABAR mengenai akan adanya reshuffle kabinet menjadi isu terhangat dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah nama menteri disebut-sebut akan diganti dan sejumlah nama-nama baru juga disebut-sebut akan masuk.

Reshuffle kabinet pada dasarnya adalah hak prerogatif presiden. Karena itu  Direktur Eksekutif The Jokowi Center, Teuku Neta Firdaus mendukung apapun langkah yang diambil Presiden Jowo Widodo, termasuk soal isu Muhammad Rapsel Ali yang disebut-sebut akan menjadi menteri investasi pada kabinet kerja Jokowi-Ma'ruf Amin.

Baca juga: Wah, Sumber di Istana Sebut Enam Menteri Segera Diganti

Menurut Teuku Neta, siapapun putra dan putri terbaik bangsa, berhak masuk kabinet, termasuk Rafsel Ali yang merupakan kader Partai NasDem. Apalagi yang bersangkutan, kata Neta memiliki kapasitas dan integritas di dunia investasi.

“Itu langkah yang sangat tepat. Selama ini Nasdem 99% memang tidak pernah salah mencalonkan kadernya, baik untuk kepala daerah maupun menteri, seperti Ibu Siti Nurbaya yang sudah dua periode dalam kabinet Pak Jokowi, berkinerja baik, bersih dari korupsi, tidak ada ada yang aneh-aneh dengan   hasil kerja yang yang sangat nyata,” ungkap Teuku Neta, Jakarta, Selasa (20/4).

Dia percaya keberadaan Rapsel dalam jajaran kabinet akan  mempertaruhkan segalanya agar bisa mengembangkan misi dan visi Presiden Jokowi.  Apalagi Rapsel berangkat dari keluarga ulama. “Seharusnya yang dipasang pada posisi menteri orang yang benar-benar mampu, fokus dan punya loyalitas tinggi.”

Muhammad Rapsel Ali adalah anggota DPR RI fraksi Partai NasDem Dapil Sulawesi Selatan I.    Di DPR RI saat ini dia berada di Komisi VI yang membidangi perekonomian dan salah satu mitra kerjanya terkait investasi. Menurut Teuku Neta, dunia investasi terkait jaringan yang kuat. Makanya The Jokowi Center yakin dia punya jaringan internasional yang luas. Selain anggota DPR RI, Rapsel adalah Ketua Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI). (Ant/A-1)

BERITA TERKAIT