16 April 2021, 17:27 WIB

Terduga Teroris MT Bagian Kelompok Vila Mutiara 


Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum

SALAH satu terduga teroris berinisial MT, 49, tewas setelah ditembak Tim Densus 88 Antiteror Polri di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/4) kemarin. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan saat akan ditangkap oleh Densus 88, MT melakukan perlawanan dengan mengacungkan pedang.

"MT melakukan perlawanan dengan sangat agresif, dengan membawa atau mengacungkan dua buah pedang yang cukup panjang dan melakukannya membabi buta terhadap petugas pada saat diamankan tersebut," kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/4).

"Maka anggota Densus 88 melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka tersebut sehingga menyebabkan tersangka tersebut meninggal dunia," sambungnya.

Ahmad menjelaskan MT merupakan anggota dari komplotan Vila Mutiara yang diduga terlibat dalam peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca juga : MT yang Ditembak Mati Merupakan Teroris Kambuhan

Ia juga menjelaskan MT merupakan mantan napi terorisme yang dihukum pada 2013 dan bebas pada 2016. Ahmad mengatakan MT terlibat aksi pelemparan bom saat kampanye Calon Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo pada 2012.

"Yang bersangkutan juga mengikuti kajian daulah yang di pimpin ustaz B. kemudian yang juga melakukan tindakan-tindakan i’dad dan melakukan perburuan di Pangkep," kata Ahmad.

Ahmad mengatakan hingga saat ini tim Densus 88 Antiteror Polri telah mengamankan 31 tersangka yang ditangkap di wilayah Makassar dan sekitarnya pascabom di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. (OL-7)

BERITA TERKAIT