16 April 2021, 17:09 WIB

Amnesty International Kutuk Aksi Biadab KKB


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

AMNESTY International Indonesia mengutuk aksi biadab Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menembak mati seorang pelajar SMA bernama Ali Mom (16) di Kampung Wuloni Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. 

Hukum internasional mewajibkan negara untuk menghukum pelakunya dan memberikan keadilan untuk korban. "Kami mengutuk sekeras-kerasnya penembakan warga di Papua dan menyampaikan duka terdalam bagi keluarga korban," ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid, Jumat (16/4). 

Menurutnya, pembunuhan secara sengaja terhadap laki-laki, perempuan dan anak-anak tidak pernah dibenarkan. Tindakan itu jelas merupakan bentuk penghinaan terhadap prinsip fundamental hak asasi manusia (HAM).

Baca juga: KKB Tembak Mati Pelajar SMA di Papua

Lebih lanjut, pihaknya mendesak aparat berwenang untuk segera melakukan penyelidikan imparsial, independen dan menyeluruh terhadap peristiwa ini. Mereka yang bertanggung jawab harus diadili sesuai ketentuan hukum dan tanpa menggunakan hukuman mati.

Usman juga mendesak pemerintah untuk memastikan respons atas kejadian ini tidak menimbulkan siklus kekerasan dan pelanggaran HAM baru.

"Aparat keamanan mempunyai sejarah panjang melakukan aksi balasan yang berakhir dengan warga sebagai korban. Kejahatan ini tidak boleh dijadikan alasan untuk merepresi dan melanggar HAM di Papua," pungkas Usman.(OL-11)
 

 

BERITA TERKAIT