07 April 2021, 20:13 WIB

Penjual Senjata Api kepada Penyerang Mabes Polri Jadi Tersangka


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

PENJUAL senjata kepada penyerang Mabes Polri berinisial ZA, Muchsin Kamal, ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani serangkaian pemeriksaan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Akan tetapi tersangka yang diterapkan yakni kasus kepemilikan atau penjualan senjata api ilegal.

Itu dipaparkan Kabagpenum Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/4). Ahmad menuturkan bahwa penyidik masih merujuk pada Undang-Undang Darurat nomor 12 Tahun 1951. Namun, pengusutan kasus ini masih dilakukan oleh penyidik dari Densus 88 Antiteror Polri.

Polisi turut mendalami kerlibatan Muchsin Kamal dalam aksi teror yang dilakukan oleh ZA di area Mabes Polri. Sebelumnya, Densus 88 membeberkan bahwa ZA beli senjata api berjenis air gun dari Muchsin yang merupakan mantan narapidana terorisme di wilayah Banda Aceh. Transaksi itu dilakukan secara daring.

Muchsin merupakan mantan narapidana terorisme (napiter) berkaitan dengan pelatihan militer di Jalin Jantho, Aceh pada 2010. Setelah menjalani masa hukuman, Muchsin sempat mengikuti program deradikalisasi sejak 2016. (OL-14)

BERITA TERKAIT