05 April 2021, 19:17 WIB

Kejagung Sita Hotel di Sukoharjo dalam Kasus ASABRI


tri subarkah |

TIM penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung menyita sebuah hotel di Sukoharjo, Jawa Tengah, dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI).

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, penginapan dengan nama Hotel Brothers Solo Baru tersebut terkait dengan tersangka Benny Tjokrosaputro.

"Berupa satu bidang tanah dan atau bangunan sesuai Sertifikat Hak Guna bangunan (HGB) No. 1931 seluas 3.109 meter persegi yang terletak di Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah dengan pemegang hak atas nama PT Brothers Graha Pratama (Hotel Brothers Solo Baru)," ujar Leonard melalui keterangan tertulis, Senin (5/4).

Menurut Leonard, penyitaan hotel tersebut telah mendapatkan izin dari Ketua Pengadilan Negeri Sukoharjo denagn Surat Penetapan No. 82/Pen.Pid/2021/PN.Skh tanggal 1 April 2021. Selanjutnya, kata Leonard, aset yang telah disita itu akan dilakukan transaksi oleh Kantor jasa Penilai Publik (KJPP).

"Guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negra dalam proses selanjutnya," terang Leonard.

Terkait perkara ASABRI yang diperkirakan merugikan keuangan negara lebih dari Rp23 triliun tersebut, penyidik hari ini memanggil delapan orang sebagai saksi. Kedelapannya antara lain Tan Kiang selaku Ketua KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Kuningan Properti.

Penyidik telah melakukan pemeriksaan beberapa kali terhadap Tan Kian. Sebelumnya, Direktur Penyidikan pada JAM-Pidusus Kejagung Febrie Ardiansyah, meyakini bahwa Benny Tjkoro menjalin kerja sama bisnis dengan Tan Kian. Pemeriksaan tersebut, kata Febrie, untuk mendalami aliran uang uang dari Benny yang digunakan untuk kerja sama tersebut. (OL-4)

BERITA TERKAIT