05 April 2021, 08:35 WIB

Anggap Kubu Moeldoko tidak Ada, Demokrat Fokus Benahi Partai


Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum

PARTAI Demokrat menegaskan kubu Moeldoko sudah tidak ada lagi usai pemerintah menolak hasil kongres luar biasa (KLB). Partai berlogo Mercy itu sudah enggan meladeni mereka.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, saat ini, partainya sedang sibuk membenahi kader. Hal itu dinilai jauh lebih berguna dibanding meladeni ocehan kubu Moeldoko.

"Partai Demokrat, saat ini, sedang fokus konsolidasi internal, dengan kader-kader yang terbukti loyalitas, soliditas, kekompakan, dan militansinya," kata Herzaky, Senin (5/4).

Baca juga: Partai Demokrat Desak Kubu Moeldoko Minta Maaf Kepada Presiden

Herzaky juga mengatakan pihaknya akan kembali mengabdi kepada rakyat setelah pemerintah menyatakan sikap menolak kubu Moeldoko.

Saat ini, Partai Demokrat fokus mengoptimalkan kerja politik untuk bisa membantu rakyat yang terdampak pandemi covid-19.

"Seperti yang sudah kami lakukan selama setahun terakhir bersama kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)," ujar Herzaky.

Sebelumnya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menolak pengajuan pengesahan KLB Partai Demokrat. Pengajuan itu dinilai tidak sesuai ketentuan.

"Dengan demikian pemerintah memutuskan pengajuan ditolak," kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly dalam konferensi pers virtual, 31 Maret 2021 lalu.

Politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan pihak Moeldoko tidak mampu melengkapi dokumen pengajuan pengesahan. Padahal, pihaknya sudah memberikan kesempatan melengkapi kekurangan pada verifikasi tahap pertama, 19 Maret 2021.

Laoly mengungkapkan salah satu kekurangan dokumen yang tidak dipenuhi kubu Moeldoko yaitu kelengkapan dokumen struktur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC). (OL-1)

BERITA TERKAIT