04 April 2021, 07:41 WIB

Ini Pesan Buya Syafii Maarif Untuk AHY


Ardi Teristi Hardi | Politik dan Hukum

DALAM kunjungannya ke Kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono sempat berkomunikasi secara  virtual dengan Buya Syafii Maarif. Buya pun sempat menyampaikan wejangan-wejangan kepada AHY.

"Ke depan ini, semua elemen bangsa harus bersatu padu untuk bisa menjaga demokrasi," kata AHY menyampaikan pesan Buya Syafii saat berbincang secara virtual di Kantor PP Muhammadiyah, Sabtu(3/4). Bangsa Indonesia juga harus mengejar ketertinggalan agar bisa semakin maju dan sejahtera.

"Tadi beliau menyampaikan, ketimpangan masih terjadi di sana-sini. Ini tugas dan PR besar bagi kita semua untuk meyakinkan bahwa Indonesia semakin hari semakin baik kehidupannya," kata AHY.

Dalam kesempatan yang sama, Haedar juga berdiskusi dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir Ada empat hal yang dibicarakan. 

"Yang pertama, bagaimana menegakkan demokrasi yang berpijak pada konstitusi yang berlaku di negeri Indonesia ini," kata dia.

Kedua, Pancasila harus terus dijaga dan diterapkan sebenar-benarnya. Pancasila menjadi melting pot, konsensus bersama dan mengakomodasi segala perbedaan dan keberagaman di Indonesia.

Ketiga, PP Muhammadiyah dan Partai Demokrat sepakat menjaga nilai-nilai keagamaan dan etika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Keempat, Muhammadiyah dan Demokrat ingin Indonesia tetap utuh selamanya.

"Perseteruan antarkelompok dan pertentangan antaridentitas, itu juga harus kita cegah. Jangan sampai menjadi benih-benih konflik yang berakibat pada perpecahan di Indonesia," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, AHY pun menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas sikap dan perjuangan Muhammadiyah yang ingin terus mengokohkan persatuan di negeri ini.

Dalam kunjungan itu, AHY enggan berbicara politik praktis di Kantor PP Muhammadiyah. 

"Untuk berita politik praktis, (ditanyakan) di tempat yang lain saja," kata dia menanggapi pertanyaan wartawan terkait perseteruannya dengan kubu Moeldoko usai putusan dari Kemenkum dan HAM.

baca juga: AHY Temui Ketum PP Muhammadiyah

AHY menyantakan, dirinya menghormati kantor PP Muhammadiyah. Ia tidak ingin masuk ke politik praktis dalam kunjungannya tersebut. Sementara itu, Haedar Nashir mengatakan, silaturahim antara pimpinan PP Muhammadiyah dengan AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat sudah lama diagendakan. Pertemuan tersebut merupakan ajang diskusi dan silaturahim mengenai kebangsaan dan kenegaraan.

"Tentu dalam dua perspektif yang berbeda. Satu dari Mas AHY dari aspek politik sebagaimana posisinya sebagai ketua umum Partai Demokrat dan kami (Muhammadiyah) dari perspektif kemasyarakatan dan kebangsaan yang tentu tidak masuk ke arena partai politik," tutur Haedar. (OL-3)

BERITA TERKAIT