31 March 2021, 16:23 WIB

Polri Dalami Keterlibatan Dua Perempuan dalam Bom Gereja Makassar


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

POLRI menyebut masih mendalami ada tidaknya keterkaitan perempuan yang terekam kamera pengawas atau CCTV di depan pintu gerbang Gereja Katedral dengan ledakan bom bunuh diri. Diketahui, ada dua perempuan yang terekam kamera di lokasi sekitar dan diduga mereka memberikan kode sebelum terjadinya peristiwa bom bunuh diri.

"Itu masih didalami keterlibatan perempuan-perempuan di dalam peristiwa di Makassar," ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3). Namun, Rusdi belum bisa memastikan dua perempuan itu sudah tertangkap atau belum ketika Densus 88 melakukan penangkapan terhadap tiga perempuan di Makassar atau tidak.

Pasalnya, Rusdi menyebut saat ini penyidik masih melakukan pendalaman. "Itu masih didalami semuanya," ucap Rusdi.

Adapun dalam peristiwa yang terkait bom di Makassar, polisi telah menciduk delapan orang terduga teroris. Kedelapan terduga teroris, yakni AS, SAS, MR, AA, MM, M dan MAM, dan I. Sementara

L dan YSF tewas lantaran menjadi pelaku bom bunuh diri di gereja Katedral. Terkini, Densus 88 juga melakukan penangkapan terduga teroris di Tulungagung berinisial NM dan di Nganjuk berinisial LAM. (OL-14)

BERITA TERKAIT