31 March 2021, 15:42 WIB

Jelang Paskah, Polri Tingkatkan Penjagaan di Rumah Ibadah


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

POLRI menyatakan akan meningkatkan penjagaan di rumah ibadah menjelang perayaan Jumat Agung (2/4). Hal itu menyusul aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3).

Karo Penmas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyebut bahwa kegiatan Paskah sudah masuk dalam kalender Kamtibmas. "Ketika masuk dalam kalender Kamtibmas, otomatis sudah masuk di rencana pengamanan kepolisian wilayah masing-masing. Itu otomatis," papar Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3).

Dengan dihadapkan situasi kekinian, Rusdi mengatakan kesiapsiagaan Polri akan ditingkatkan. Pascakejadian di Makassar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Asisten Kapolri Bidang Operasi Asops Kapolri juga telah mengeluarkan surat telegram secara internal.

Dalam surat telegram itu, Kapolri meminta jajarannya untuk meningkatkan keamanan setelah insiden bom bunuh diri di Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Personel Polri, lanjut Rusdi, akan diturunkan, khususnya di tempat-tempat ibadah yang telah diidentifikasi kemungkinan rawan terjadi penyerangan.

"Kerawanan telah teridentifikasi. Polri akan mempersiapkan personelnya disesuaikan dengan kerawanan. Tentu sekali lagi Polri berprinsip tidak underestimate, tidak anggap remeh. Artinya kesiapsiagaan itu menjadi suatu prioritas," ucapnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT