30 March 2021, 23:16 WIB

Galang Inovasi Maritim, TNI AL Gelar Maritme Hackathon


Ghani Nurcahyadi | Politik dan Hukum

TNI AL terus berkomitmen untuk memaksimalkan potensi Indonesia sebagai salah satu negara maritim terbesar di dunia dengan potensi sumber daya alam yang sangat luar biasa.

Melalui Dinas Pembinaan Potensi Maritim (Dispotmaral), TNI AL berupaya menggali potensi anak bangsa di bidang inovasi produk digital kemaritiman lewat kompetisi kreativitas Maritime Hackathon TA 2021.

Kompetisi Maritime Hackathon TA 2021 kini telah memasuki tahap semifinal sejak kompetisi dibuka pada 18 Februari.  Salah satu tahap yang harus diikuti peserta adalah semifinal pada 25-26 Maret 2021. 

Dalam semifinal para peserta akan melakukan coding membangun aplikasi secara live selama 24 jam. Peserta hadir secara online dari seluruh wilayah Indonesia.

Peserta Maritime Hackathon TA 2021 berasal dari unsur masyarakat seperti pelajar, mahasiswa, dan professional dari berbagai daerah se-Indonesia. Aplikasi yang diajukan peserta terdiri dari Mobile Application,  Web Application, Olah-Anlisis Data, dan Internet of Things.

Kadispotmaral Brigjen TNI (Mar) Nuri Andrianis Djatmika berterima kasih terhadap partisipasi masyarakat dalam kompetisi ini. 

"Animo dari komunitas IT sangat tinggi, dan solusi aplikasi yang diusulkan sangat inovatif untuk mendukung tugas pokok kami dalam pembinaan potensi maritim." katanya dalam keterangan tertulis,.

Sementara itu, COO MDI Ventures (Venture Capital dari Telkom group), Gde Ngurah Sandhy Widyasthana mengatakan, kompetisi itu sangat bermanfaat untuk menjaring ide-ide kreatif dari anak bangsa. 

"Kami sangat mengapresiasi gelaran ini karena dapat mendukung perkembangan industri dalam negeri melalui talent-talent muda dan terbuka untuk melakukan sinergi di masa mendatang," ujarnya.

Baca juga : Kemhan : Komcad Hanya Dipersenjatai saat Latihan

Di kesempatan yang sama, Kasubdis Binpuan Dispotmaral sekaligus Dansatgas PPKM-Maritime Hackathon TA 2021, LetkolWidoyono menyebutkan, gelaran ini diikuti lebih dari 100 tim yang setelah melalui verifikasi terjaring 89 tim dalam semifinal ini. 

"Laga semifinal akan menjaring 10 finalis terbaik maju ke babak final pada 5-6 April mendatang." katanya.

Anggota Komisi III DPR RI Santoso mengatakan, gelaran itu merupakan terobosan baru untuk menggalang kaum milenial yang memiliki kompetensi di bidang IT dan pengolahan data. 

"Generasi muda memerlukan cara tersendiri mendekati mereka, dan Dispotmaral telah melakukan langkah yang tepat," tuturnya.

Aspotmar KASAL Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto mengatakan, semua komponen masyarakat berhak dan wajib berpartisipasi dalam pertahanan negara. Gelaran PPKM  Maritime Hackathon TA 2021 diharapkan mampu menghasil produk digital inovatif di bidang ekonomi, edukasi, pariwisata dan kesehatan yang semuanya bermuara pada pertahanan negara.  

"Produk yang dihasilkan merupakan kontribusi masyarakat kepada pertahanan dan keamanan nasional," ujarnya.

Penilaian kompetisi Maritime Hackathon TA 2021 dilakukan oleh dewan juri dari akademisi, praktisi industri IT, dan anggota TNI AL yang berpengalaman. 

PPKM-Maritime Hackathon TA 2021 merupakan kompetisi kreativitas menciptakan ide dan inovasi dalam pembentukan karakter maritim yang akan diimplementasi dalam pengembangan beragam produk yang mendukung pengelolaan data dan potensi maritim untuk mendukung sektor edukasi,ekonomi, kesehatan, pariwisata, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.

PPKM-Maritime Hackathon TA 2021 merebutkan total hadiah lebih dari Rp100 juta serta berbagai hadiah dari sponsor. Semua rangkaian dan informasi kegiatan terdapat di website .hackathonmaritim.id. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT