16 March 2021, 15:28 WIB

Wagub Pasang Badan, Pertanyakan Maksud Ketua DPRD DKI Jakarta


Putri Anisa Yuliani | Politik dan Hukum

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza menegaskan pihaknya tidak mengetahui maksud Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang menuding pengadaan lahan yang dilakukan oleh BUMD DKI diketahui dan menjadi tanggung jawab Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ia menegaskan seluruh program pembangunan di Jakarta menjadi tanggung jawab seluruh unsur Pemprov DKI Jakarta termasuk DPRD DKI Jakarta. Sebab, proses penganggaran melibatkan dua unsur yakni Pemprov DKI selaku eksekutif dan DPRD DKI selaku legislatif.

"Ya, saya belum tahu atau paham ya maksud ketua DPRD menyampaikan demikian, yang pasti semua pembangunan di Kota Jakarta yang menjadi tanggung jawab kita bersama, antara eksekutif dengan legislatif, Pak Gubernur, saya, wakil gubernur, ada sekda dan seluruh walikota sampai kelurahan punya tugas fungsi masing-masing punya tanggung jawab masing-masing, di dewan juga demikian," kata Ariza di Balai Kota.

Baca juga: DPC Demokrat Banyumas Dukung AHY Desak KPU Tolak KLB Ilegal

Menurutnya, seluruh tugas pokok dan fungsi di Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki fungsi dan peranannya masing-masing sesuai dengan perundang-undangan.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengklarifikasi penyebutan namanya yang disebut terseret lingkaran korupsi dugaan pengadaan lahan yang dilakukan oleh Direktur Utama non aktif Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan.

Ia menegaskan tidak tahu-menahu terkait adanya penambahan dana Penyertaan Modal Daerah (PMD) kepada Perumda Pembangunan Sarana Jaya yang bertambah dari semula Rp285 miliar menjadi Rp1,2 triliun.

Ia justru menuding Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengetahui betul program-program di BUMD dan harus ikut bertanggung jawab terhadap proses pengadaan lahan itu. (OL-4)

BERITA TERKAIT