08 March 2021, 14:00 WIB

Sidang Kasus Korupsi Bansos Dilanjutkan Pekan Depan


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

SIDANG dugaan korupsi program Bantuan Sosial (Bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke (HVS) dan Ardian Iskandar Maddanatja (AIM) akan dilanjutkan pekan depan.

"Agenda sidang masih melanjutkan pemeriksaan saksi Adi Wahyono (AW) dan Matheus Joko Santoso (MJS)," kata Hakim Ketua, Pontoh, di akhir persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin.

Adapun Adi Wahyono merupakan Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemensos sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Satuan Kerja Kantor Pusat Kemensos tahun 2020. Sementara, Matheus Joko merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) program Bansos.

Pada kesempatan itu, Hakim Ketua meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk dapat menghadirkan para saksi ke ruang sidang."Sedapat mungkin dihadirkan," pintanya.

Namun, JPU menjelaskan bahwa para saksi yang ditahan sulit dihadirkan karena peraturan dari rumah tahanan selama masa pandemi. Jadi para saksi yang ditahan kemungkinan besar tetap akan memberikan kesaksian secara daring pada Senin pekan depan.

Sidang yang digelar di Ruang Kusuma Atmadja 4 itu diwarnai teguran Hakim Ketua ke JPU yang mengajukan pertanyaan tidak fokus pada para terdakwa. Sejumlah pertanyaan JPU lebih sering terkait peran Juliari Batubara selaku Menteri Sosial saat itu.

"Saya ingatkan jaksa untuk mengajukan pertanyaan yang terkait dengan terdakwa," kata Hakim Ketua.

Baca Juga: Petinggi Kemensos Akui Terima Brompton

Dalam persidangan yang digelar pada Rabu (3/3/2021) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Sekretaris Jenderal Kemensos, Hartono, menjelaskan bahwa pengetahuannya tentang adanya uang operasional menteri diperoleh dari informasi yang dibagikan Adi Wahyono sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Hartono bersama Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Pepen Nazaruddin, mengaku sering menghadiri rapat bersama Menteri Sosial yang juga dihadiri Adi Wahyono. Menurut pernyataannya di persidangan, Adi Wahyono mengatakan kepada dirinya bahwa ada alokasi untuk operasional menteri.

“Yang saya tahu Adi Wahyono menyampaikan ke saya langsung ada untuk operasional menteri,” kata Hartono.

Saat ini tiga tersangka yang masih disidik adalah Juliari serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemensos masing-masing Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW). Sementara pemberi suap adalah Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja yang saat ini sudah berstatus terdakwa. (OL-13)

Baca Juga: KPK Perpanjang Penahanan Juliari Batubara

BERITA TERKAIT