09 March 2021, 13:45 WIB

KPK Terus Kumpulkan Bukti Kasus Tanah untuk Program Rumah DP 0%


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan terus mengumpulkan bukti terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah oleh BUMD DKI Jakarta di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

"Tim penyidik KPK saat ini masih terus mengumpulkan dan melengkapi bukti-bukti terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah di Munjul Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (9/3).

Baca juga: KPK Geledah Gedung Sarana Jaya Terkait Kasus Tanah DKI

Penyidik sebelumnya menggeledah tiga tempat terkait kasus itu, Senin (8/3). Penggeledahan dilakukan di antaranya di kantor BUMD Sarana Jaya atau Gedung Sarana Jaya di Jakarta Pusat, kantor PT Adonara Propertindo di Kebayoran Baru Jakarta Selatan, dan rumah pihak-pihak yang terkait dengan kasus tersebut.

"Dari beberapa lokasi, ditemukan dan diamankan bukti di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini. Selanjutnya bukti-bukti tersebut akan di lakukan validasi dan verifikasi untuk segera di lakukan penyitaan untuk menjadi bagian dalam berkas perkara penyidikan," imbuh Ali Fikri.

KPK saat ini tengah melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah untuk program rumah DP 0% itu oleh BUMD DKI Jakarta.

KPK telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus tersebut, salah satunya Dirut Sarana Jaya Yoory Corneles. Namun, nama-nama tersangka belum diumumkan resmi. Pengumuman tersangka oleh KPK akan dilakukan bersamaan dengan penahanan. (OL-6)

BERITA TERKAIT