04 March 2021, 15:52 WIB

KPK akan Umumkan Tersangka Kasus Pajak Saat Penahanan


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyatakan penyidik masih terus bekerja dalam kasus suap pajak di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan. KPK belum mengungkap nama-nama tersangka untuk memberi ruang bagi penyidik fokus bekerja.

"Supaya teman-teman penyidik tidak terganggu. Nanti pada saatnya ada upaya paksa penahanan, kita umumkan tersangkanya. Jadi sekaligus kita lakukan penahanan," kata Alexander di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/3).

Kebijakan pimpinan KPK periode ini memang berbeda dengan sebelumnya. Pada periode sebelumnya, pengumuman tersangka lazim dilakukan sebelum penahanan. Saat ini, pengumuman tersangka dan perkara dilakukan bersamaan dengan penahanan.

Baca juga: KPK Cekal Pejabat Ditjen Pajak Tersangkut Skandal Pajak

KPK juga sudah menerbitkan pelarangan ke luar negeri terhadap para tersangka kasus itu. Pengajuan cegah ke luar negeri itu sudah diajukan ke pihak imigrasi.

"Pada umumnya setiap tersangka yang ditetapkan itu dicekal ke luar negeri. Silakan disimpulkan, saya hanya katakan setiap tersangka itu umumnya kita cekal," ucap Alexander.

Menurut informasi yang dihimpun, pelarangan itu sudah berlaku sejak 8 Februari lalu. Pencekalan itu untuk memudahkan penyidik memeriksa para tersangka agar tak lari ke luar negeri.(OL-5)

BERITA TERKAIT