26 February 2021, 15:27 WIB

Novel Minta Perkara Penyiraman Air Keras Lanjut, Polri: ke Propam


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

POLRI merespons keinginan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan kasus penyiraman air keras yang menimpa dirinya.

Menurut Novel, Kapolri baru seharusnya bisa mengusut lebih jauh soal kasus penyiraman air keras guna mengetahui dalang di balik kejadian tersebut.

Menanggapi hal itu, Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono menyatakan bahwa jika ada masyarakat yang tak puas bisa menyalurkannya melalui mekanisme yang sudah ada.

"Mekanisme pengawasan internal kinerja di Polri sudah jelas , ada inspektorat dan Propam, jika ada masyarakat merasa tidak puas, maka dapat di salurkan melalui mekanisme yang sudah ada, yaitu sampaikan ke Inspektorat atau ke Propam," terang Rusdi, Jumat (26/2).

Sebelumnya, Novel berharap kepasa Kapolri agar bisa melanjutkan perkara pernyiraman air keras untuk mengungkap siapa aktor sesungguhnya.

“Penyerangan diri saya banyak masalah. Misal bukti yang hilang berubah dan tidak diambil. Bahkan ada saksi yang diintimidasi,” ujar Novel, Kamis (25/2).

“2019 ada oknum Anggota Polri yang mengaku dan prosesnya bermasalah. Ini saya meyakini jalan melindungi aktor yang sebenarnya," tambahnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT