25 February 2021, 20:00 WIB

Klaim Kooperatif, Joko Tjandra Minta Dituntut Bebas


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

TERDAKWA kasus dugaan suap terkait pengurusan fatwa Mahkamah Agung dan penghapusan nama dari daftar pencarian orang (DPO), Joko Soegiarto Tjandra, meminta dituntut bebas oleh jaksa penuntut umum. Ia beralasan sejak proses penyidikan telah bersikap kooperatif.

"Saya mohon tuntut bebas, karena tentunya waktu tim pemeriksa oleh Pak Rudi Margono (penyidik), saya buka semua, saya ceritakan semua, apa saja yang mau kalian ketahui saya jelaskan," aku Joko di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (25/2).

Joko juga menyebut dirinya hanyalah korban dalam perkara yang membelitnya. Apalagi pada kasus suap pengurusan fatwa MA, ia telah mengundurkan diri dan tidak ingin terlibat di dalamnya.

Baca juga : Jubir Wapres Bantah Ma'ruf Amin Terlibat Perkara Joko Tjandra

"Dari pertama saya katakan, saya ini adalah victim. Mohon dipertimbangkan," ujarnya.

Terpidana korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali itu mengatakan telah meminta anak-anaknya untuk tidak menjenguknya di penjara. Ia juga meminta anak-anaknya untuk merahasiakan kasus hukum yang menjeratnya dari cucu-cucunya. 

"Papi tidak udah dikhawatirkan. Saya bisa menyelesaikan masalah saya sendiri. Dan tolong dirahasiakan kepada cucu saya, jangan sampai mereka tahu. Itu pesan saya kepada anak-anak saya," tandasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT