25 February 2021, 18:27 WIB

Joko Tjandra Sebut Nama Ma'ruf Amin dalam Sidang


Tri Subarkah | Politik dan Hukum

TERDAKWA kasus dugaan suap terkait pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA), Joko Soegiarto Tjandra, menyebut-nyebut nama Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam sidang yang digelar Pengadilan Tipikor Jakarta. Itu bermula saat jaksa penuntut umum bertanya soal kedekatannya dengan pihak swasta bernama Rahmat.

Menurut Joko, Rahmat pernah menelepon dan mengajaknya untuk bertemu dengan Ma'ruf Amin saat kunjungan kerja Wapres ke Kuala Lumpur, Malaysia.

"Dia (Rahmat) telepon saya, bilang, 'Pak Joko, kita mau ke Malaysia karena ada kunjungan kerja.' Beliau bilang Pak Kiai, panggilannya Abah, mau ke Kuala Lumpur, itu yang sekarang jadi Wapres kita, mau ke KL," aku Joko, Kamis (25/2).

Mendengar ajakan Rahmat, Joko pun menyanggupinya. Kendati demikian, ia mengatakan bahwa pertemuan dengan Ma'ruf batal.

"Pak Joko bersedia ketemu? Oh dengan senang hati, waktu tidak ditentukan kapan. Saat itu, saya dengar-dengar badannya kurang enak badan, jadi enggak jadi datang," terang Joko.

Joko menjelaskan bahwa perkenalannya dengan Rahmat telah terjalin sejak 2018. Saat itu, Joko turut hadir bersama rombongan tim Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang mengunjungi politisi negeri jiran, Anwar Ibrahim. Rahmat, sebut Joko, ikut dalam kunjungan tersebut.

"Di situ saya bertemu karena waktu itu teman-teman di ICMI saya semua kenal. Di situ saya ketemu namanya Rahmat," terang Joko.

Rahmat merupakan orang yang disebut mengenalkan Joko ke jaksa Pinangki Sirna Malasari. Melalui Rahmat, Pinangki berhasil menawarkan upaya hukum pengurusan fatwa MA kepada Joko. (OL-14)

BERITA TERKAIT