24 February 2021, 13:48 WIB

KPK Tambah 11 Jaksa Penuntut dari Kejagung


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melantik 11 jaksa penuntut umum (JPU) baru untuk memperkuat Kedeputian Penindakan. Sebelas jaksa itu dari Kejaksaan Agung yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi.

Ketua KPK Firli Bahuri memimpin langsung seremoni pelantikan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (24/2). Dalam kesempatan itu, Firli menyampaikan harapannya penambahan personel akan membuat kerja bidang penindakan semakin optimal.

"Kita berharap semua memfokuskan pikiran dan tenaga untuk bekerja melakukan pemberantasan korupsi tanpa berhenti. Kita paham bahwa KPK sampai hari ini masih sangat diharapkan untuk bekerja keras melakukan pemberantasan korupsi," kata Firli.

Pelantikan 11 jaksa itu juga berbarengan dengan pelantikan Kepala Bagian Perbendaharaan KPK Mohammad Ibnusoim. Pelantikan itu dilakukan setelah proses mutasi yang bersangkutan dari Kementerian Keuangan.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri menyampaikan selain 11 jaksa, komisi antirasuah juga mendapatkan tambahan delapan penyidik dari Polri. Semuanya telah menjalani proses seleksi hingga wawancara dengan pejabat struktural serta pimpinan KPK. Seleksi dilakukan oleh pihak ketiga yang independen.

Pelantikan delapan penyidik baru akan dilakukan setelah mereka mengikuti pendidikan pembentukan penyidik KPK yang masih digelar.

"Delapan calon penyidik yang bersumber dari kepolisian, pelantikannya akan dilakukan setelah lulus mengikuti pendidikan pembentukan penyidik KPK yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pusat Edukasi Anti Korupsi KPK," ucap Ali. (Dhk/OL-09)

BERITA TERKAIT