22 February 2021, 17:44 WIB

Presiden: Karhutla Karena Ulah Manusia, Motifnya Ekonomi


Andhika prasetyo | Politik dan Hukum

PRESIDEN Joko Widodo mengungkapkan, sebanyak 99% kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh ulah manusia.

Adapun, motif utamanya adalah ekonomi. "Motif utamanya selalu satu, ekonomi. Saya tahu bahwa pembersihan lahan perkebunan dengan pembakaran itu adalah cara yang paling murah," ujar Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan 2021 di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/2).

Oleh karena itu, ia meminta jajaran menterinya untuk mencari solusi dari persoalan tersebut. Ia meyakini, jika ada kebijakan yang bisa membuat masyarakat atau korporasi tidak membuka lahan dengan cara membakar, kasus karhutla di Tanah Air akan menurun drastis.

Baca juga: Peningkatan Kapasitas Daur Ulang Sampah Pasca Konsumsi

"Ini harus ditata ulang kembali. Harus ada solusi agar korporasi dan masyarakat membuka lahan tidak dengan cara membakar," jelasnya.

Ia juga berpesan kepada kapolri untuk melakukan tindakan tegas kepada siapa saja yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Penegakan hukum harus dilakukan tanpa kompromi demi menumbuhkan efek jera. "Lakukan penegakan hukum kepada siapapun yang melakukan pembakaran, baik di konsesi milik perusahaan atau masyarakat. Terapkan sanksi tegas bagi pembakar, baik sanksi administrasi, perdata maupun pidana," tegas Jokowi.(OL-4)

BERITA TERKAIT