19 February 2021, 22:10 WIB

KPK Geledah Dua Perusahaan yang Tersangkut Kasus Bansos


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar penggeledahan dalam kasus dugaan korupsi bansos covid-19 Jabodetabek. Kali ini, penggeledahan menyasar dua perusahan di Bekasi dan Jakarta.

 

"Lokasi penggeledahan bertempat di dua kantor perusahaan swasta yang terletak di Bekasi Jawa Barat dan Jakarta. Barang bukti yang diamankan di antaranya berbagai dokumen dan alat elektronik yang terkait dengan perkara," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat (19/2).

 

Penggeledahan itu digelar penyidik Kamis (18/2) kemarin. Ali mengatakan penggeledahan masih dalam rangka pencarian barang bukti. Penyidik pun akan memverifikasi dokumen-dokumen yang disita.

 

Sebelumnya, sejumlah perusahaan yang ditengarai sebagai penyedia paket sembako bansos juga sudah digeledah. Adapun komisi antirasuah menetapkan lima tersangka dalam kasus itu yakni Juliari Batubara, dua pejabat pembuat komitmen Kemensos yakni Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso, serta pihak swasta Ardian dan Harry Sidabukke.

 

Dari lima tersangka, baru dua orang yang penyidikannya rampung yakni Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja. Dua tersangka penyuap Menteri Sosial Juliari Batubara itu akan segera disidang di Pengadilan Tipikor Jakarta.

 

Dalam kasus itu, Juliari diduga menerima Rp17 miliar dari dua tahap pengadaan bansos Jabodetabek. Duit Rp8,2 miliar diduga diterima terkait penyaluran bansos periode pertama dan Rp8,8 miliar pada penyaluran tahap dua. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT